Pak Saprin Benahi Gapura dan Tenda Pramuka Jelang Perkemahan

SDN 16 Anggrek mulai mempercepat persiapan menghadapi perkemahan pramuka tingkat Kecamatan Anggrek yang akan digelar di Lapangan Tolongio. Fokus utama saat ini berada pada perbaikan tenda dan gapura regu yang menjadi perlengkapan utama di lokasi kegiatan.
Di teras sekolah, Saprin Lamusu terlihat bekerja seorang diri membenahi perlengkapan. Ia mengganti beberapa tiang gapura yang mulai rapuh akibat usia dan cuaca. Kayu-kayu yang retak dilepas, diganti dengan bilah baru, dan dikencangkan kembali agar strukturnya kokoh.

“Kalau tiang gapura sudah rapuh, bisa berbahaya nanti saat berdiri di lapangan. Makanya saya ganti sekarang, mumpung masih ada waktu,” ujar Saprin Lamusu saat ditemui Sdn16anggrek.my.id, Senin (4/8/2025).
Tak hanya gapura, Saprin juga melakukan pengelasan ulang pada kerangka tenda pramuka. Bagian sambungan besi yang sebelumnya dilas ternyata sudah mulai mengelupas dan tampak renggang. Untuk mencegah tenda roboh atau bergeser saat dipasang, las ulang dilakukan secara menyeluruh.
“Beberapa sambungan las mulai kelihatan lepas. Kalau tidak diperbaiki sekarang, bisa berisiko nanti saat angin kencang di lokasi kemah,” jelas Saprin sambil menunjukkan bagian-bagian yang telah diperkuat.
Kepala SDN 16 Anggrek, Wisnawati Abubakar, S.Pd., menyebut dedikasi Saprin sebagai bentuk nyata semangat tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa persiapan teknis seperti ini adalah fondasi penting untuk menjamin kelancaran selama kegiatan.
“Pak Saprin selalu teliti. Beliau tidak hanya memastikan alat tersedia, tapi juga aman dan layak pakai,” ujar Wisnawati.
Teras sekolah kini tampak seperti bengkel kerja. Besi-besi tenda yang telah dilas ulang disusun rapi di sudut, sementara sisa tiang kayu lama diletakkan terpisah. Alat las, palu, dan pengikat berserakan dalam pola kerja yang tertata, menunjukkan keseriusan perbaikan.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, peralatan seperti alas tenda dan terpal tambahan juga mulai disiapkan. Saprin menyebut bahwa setiap bagian perlengkapan akan diberi label, dikemas terpisah, dan diuji kembali sebelum diberangkatkan ke lokasi.
“Saya tidak ingin ada yang tertinggal atau rusak saat dipasang di lapangan. Kalau semua siap dari sekarang, di sana tinggal pasang saja,” tambahnya.
Kegiatan perkemahan pramuka tingkat Kecamatan Anggrek dijadwalkan berlangsung selama tiga hari dua malam. Berbagai agenda kepramukaan seperti lomba pionering, pentas seni, dan bakti sosial akan mewarnai rangkaian acara.
Kepala sekolah berharap, dengan kesiapan teknis yang matang, SDN 16 Anggrek bisa tampil optimal dan menjadi teladan dalam hal kerapian serta kemandirian peserta.
“Kami ingin anak-anak bangga dengan hasil kerja keras sekolah mereka, termasuk tenda dan gapura yang disiapkan sendiri,” tutup Wisnawati.

Saat ini belum ada komentar