Membangun Karakter dan Kedisiplinan: Catatan dari Lapangan Upacara SDN 16 Anggrek
- Senin, 13 April 2026
- Pendidikan
- Cetak

Suasana khidmat menyelimuti halaman SDN 16 Anggrek pada Senin pagi, 13 April 2026. Upacara bendera rutin menjadi momentum penting penguatan karakter siswa melalui amanat pembina yang menyentuh berbagai aspek kehidupan sekolah.
Dalam amanatnya, Bapak Safrudin Talib, S.Pd., selaku pembina upacara, menekankan pentingnya kedisiplinan dan kesiapan dalam setiap tugas. Ia mengevaluasi pelaksanaan upacara yang dinilai belum maksimal karena kurangnya latihan dan konsentrasi para petugas.
Ia menegaskan bahwa setiap detail upacara, mulai dari persiapan tali bendera, pembacaan teks UUD 1945, hingga kekompakan menyanyikan lagu Indonesia Raya, merupakan bentuk penghormatan terhadap simbol negara dan jasa para pahlawan.
Memasuki pertengahan semester, siswa kelas enam diingatkan untuk bersiap menghadapi Tes Kompetensi Akhir yang akan dimulai akhir April. Sementara itu, siswa kelas satu hingga lima juga diminta meningkatkan kesiapan menghadapi kenaikan kelas.
Penegasan khusus diberikan terkait aturan kehadiran, di mana siswa yang tidak masuk sekolah selama dua puluh satu hari berturut-turut secara otomatis tidak naik kelas, sehingga kedisiplinan hadir menjadi hal yang sangat penting diperhatikan.
Selain itu, pembina juga menekankan pentingnya kemandirian siswa dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Tanpa adanya petugas kebersihan, setiap siswa wajib bertanggung jawab terhadap sampah masing-masing dan menjaga kebersihan kelas maupun halaman.
Siswa diimbau untuk selalu membuang sampah pada tempatnya atau menyimpannya sementara jika tidak menemukan tempat sampah. Larangan membuang air di sungai juga ditegaskan demi menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan sekitar sekolah.
Terkait program Makanan Bergizi Gratis, setiap siswa mendapatkan satu porsi makanan yang harus dikonsumsi di sekolah agar manfaatnya dirasakan langsung oleh seluruh peserta didik.
Untuk menunjang program tersebut, siswa diwajibkan membawa perlengkapan makan sendiri seperti sendok dan air minum dari rumah, guna menjaga kebersihan dan membiasakan pola hidup sehat dalam keseharian.
Menutup amanatnya, pembina mengingatkan siswa agar tidak bermain di luar pagar sekolah, terutama di area berbahaya seperti jurang dan sungai, demi menjaga keamanan dan keselamatan selama berada di lingkungan sekolah.

Saat ini belum ada komentar