KKG Gugus Varigata Anggrek: Wadah Peningkatan Kompetensi Guru untuk Kualitas Pendidikan
- Senin, 6 Oktober 2025
- KKG Varigata
- Cetak

TOLONGIO, SDN16ANGGREK.MY.ID – Komunitas Belajar Gugus Varigata Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara, kembali menggelar kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG) sebagai wadah peningkatan kompetensi pendidik. Kegiatan bulanan ini dilaksanakan pada Senin, 6 Oktober 2025, di Aula SDN 1 Anggrek dan diikuti tujuh sekolah anggota gugus.
Pertemuan dihadiri kepala sekolah dan guru dari SDN 1, 2, 3, 7, 9, 12, dan 16 Anggrek, serta Korwil Pendidikan Kecamatan Anggrek, H. Usman Kadir, M.Pd.; Ketua Gugus Varigata, Asna Salmin Entengo, S.Pd., MM.; Ketua KKG Varigata, Sidiq Gusasi, S.Pd.; dan Sekretaris KKG, Ismail Amara, S.Pd., Gr., M.Pd.
Dalam sambutannya, Ibu Asna menegaskan bahwa kegiatan KKG bukan sekadar formalitas, tetapi sarana penting mengasah profesionalisme guru. “Hari ini kita diberikan kesempatan mengikuti kegiatan KKG seperti biasanya. Terima kasih kepada Bapak Korwil yang telah meluangkan waktu bersama kita,” ujarnya.

Selaku tuan rumah Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama kegiatan. “Kesempurnaan hanyalah milik Allah, dan manusia tidak luput dari khilaf,” ucapnya dengan rendah hati.
Ibu Asna menekankan pentingnya tujuan KKG untuk memperkaya wawasan guru. “Kita di sini harus punya tujuan, jangan datang lalu pulang tanpa membawa hal berharga. Tujuan kita adalah peningkatan kompetensi,” tegasnya. Ia pun mengajak peserta aktif berdiskusi agar manfaat kegiatan lebih maksimal.
Sekretaris KKG Varigata, Ismail Amara, menjelaskan bahwa kegiatan kali ini berfokus pada evaluasi ANBK, persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA), dan pembahasan mutu pembelajaran. “Semoga hasil diskusi tidak berhenti di ruangan ini, tetapi diterapkan di sekolah masing-masing,” ujarnya.
Ketua KKG Varigata, Sidiq Gusasi, menyoroti pentingnya pemanfaatan data Rapor Pendidikan 2025 yang kini dapat diakses secara daring. “Rapor pendidikan sudah bisa dibuka oleh kepala sekolah dan operator sebagai hasil perjuangan dua hari pelaksanaan ANBK,” katanya.
Menurutnya, kecepatan evaluasi tahun ini meningkat karena sistem pusat sudah lengkap. “Kalau dulu butuh dua sampai tiga bulan, kini hanya seminggu setelah ANBK nilai sudah keluar,” jelas Sidiq. Ia mengingatkan agar rapor pendidikan dijadikan bahan refleksi bersama, bukan sekadar laporan formal.
“Jika nilai rapor menurun, itu bukan semata kesalahan siswa atau guru, tetapi tanggung jawab bersama,” tegasnya. Ia juga mendorong semua guru mengakses rapor melalui akun ID Belajar untuk memperbaiki pembelajaran di tahun ajaran berikut.
Sementara itu, Korwil Pendidikan Anggrek, H. Usman Kadir, M.Pd., menekankan pentingnya profesionalisme guru dalam memperbarui perangkat pembelajaran dan Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP). “KSP adalah jantung pembelajaran. Jika tidak diperbarui, maka pembelajaran pun tidak optimal,” ujarnya.
Pak Usman menambahkan, penyusunan KSP harus melibatkan guru, kepala sekolah, pengawas, komite, hingga dunia usaha. Ia juga menegaskan bahwa Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) merupakan alat refleksi untuk menilai kinerja sekolah secara menyeluruh.
“Mari tingkatkan profesionalisme dengan pembelajaran yang terstruktur dan disiplin positif. Siswa perlu diarahkan agar mampu mengontrol perilaku secara mandiri,” pungkasnya.
Kegiatan KKG Gugus Varigata menjadi agenda rutin bergilir antar sekolah sebagai ajang refleksi dan sinergi guru. Dengan semangat kolaboratif, forum ini diharapkan terus menjadi motor penggerak peningkatan mutu pendidikan di Kecamatan Anggrek dan sekitarnya.

Saat ini belum ada komentar